Scroll untuk baca artikel
Example floating
Hukum

KPK Ringkus Bupati Pemalang

82
×

KPK Ringkus Bupati Pemalang

Sebarkan artikel ini

KPK Ringkus Bupati Pemalang

KPK Ringkus Bupati Pemalang

Megasora.com – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar seorang kepala daerah. Dalam operasi yang berlangsung di Kabupaten Pemalang pada Selasa (28/7), tim penyidik mengamankan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya tindakan penindakan tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (29/7). Namun, ia belum mengungkapkan perkara yang menjadi dasar penangkapan maupun jumlah pihak lain yang turut diamankan.

“Benar,” ujar Fitroh saat memberikan konfirmasi melalui pesan singkat.

Ketika dimintai penjelasan lebih lanjut mengenai kasus yang menjerat Anom Widiyantoro, Fitroh memilih belum memberikan keterangan secara rinci. Ia meminta informasi lebih lengkap disampaikan oleh juru bicara lembaga antirasuah.

“Lebih detailnya ke jubir,” katanya.

Anom Widiyantoro merupakan kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Bersama wakilnya, Nurkholes, ia meraih kemenangan dengan dukungan koalisi Partai Golkar, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelora, serta Partai Buruh. Keduanya kemudian menjalani pelantikan bersama para kepala daerah lainnya pada 6 Februari 2025.

Sepanjang tahun 2026, KPK terus meningkatkan upaya pemberantasan korupsi melalui operasi tangkap tangan terhadap sejumlah pejabat daerah. Hingga akhir Juli, lembaga tersebut telah mengamankan sedikitnya 11 kepala daerah yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana korupsi.

Perkara yang ditangani KPK berasal dari beragam dugaan pelanggaran hukum, mulai dari praktik suap, pemerasan, hingga penerimaan gratifikasi yang melibatkan penyelenggara negara.

Deretan kepala daerah yang telah menjalani proses hukum KPK pada tahun ini meliputi Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, serta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

Selain itu, KPK juga memproses hukum Bupati Muara Enim Edison, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Bupati Langkat Syah Afandin, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, dan kini Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang diamankan melalui operasi tangkap tangan terbaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *