Scroll untuk baca artikel
Example floating
Nasional

200 Museum Direvitalisasi, Sumut Raih Apresiasi

76
×

200 Museum Direvitalisasi, Sumut Raih Apresiasi

Sebarkan artikel ini

200 Museum Direvitalisasi, Sumut Raih Apresiasi

200 Museum Direvitalisasi, Sumut Raih Apresiasi

Megasora.com – Jakarta, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan bahwa Kementerian Kebudayaan menargetkan revitalisasi hampir 200 museum dan cagar budaya di berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun ini. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pelestarian warisan budaya sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas publik yang berkaitan dengan sejarah dan kebudayaan.

Saat menghadiri bincang santai di Jakarta, Rabu, Fadli menjelaskan bahwa daftar lokasi yang akan diperbaiki telah disusun secara rinci. Menurutnya, revitalisasi tidak hanya menyasar museum, tetapi juga sejumlah keraton bersejarah di berbagai daerah.

“Ini sudah kita breakdown, ada sekitar hampir 200 yang tahun ini akan kita revitalisasi. Yang mulai dari museum, keraton yang besar-besar itu seperti Istana Maimun, Keraton Solo, dan sejumlah keraton lagi di Kalimantan, Sulawesi,” kata Fadli.

Fadli menilai museum-museum milik pemerintah daerah, khususnya di tingkat provinsi, masih memerlukan banyak pembenahan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama ialah penataan ruang pamer yang dinilai belum mampu menampilkan koleksi secara maksimal.

“Karena banyak di museum provinsi saya lihat artefaknya bagus tapi tata pamernya kurang,” ujarnya.

Menurut Fadli, pembaruan tata pamer menjadi langkah penting agar museum tampil lebih menarik bagi masyarakat, terutama generasi muda. Ia berharap museum tidak lagi dipandang sebagai tempat yang membosankan, melainkan berkembang menjadi ruang belajar yang modern, nyaman, dan mampu memberikan pengalaman edukatif kepada pengunjung.

Selain meningkatkan daya tarik, penataan koleksi yang lebih baik juga dinilai akan memperkuat fungsi museum sebagai pusat pelestarian sejarah, budaya, dan identitas bangsa. Dengan penyajian yang lebih informatif, masyarakat diharapkan semakin mudah memahami nilai dari setiap artefak yang dipamerkan.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang dinilai serius mengembangkan museum daerah. Ia menyebut dukungan anggaran dari pemerintah daerah menjadi contoh nyata komitmen terhadap kemajuan kebudayaan.

“Saya harus catat misalnya gubernur Sulawesi Utara itu luar biasa mengalokasikan anggaran APBD-nya untuk revitalisasi museum Provinsi Sulawesi Utara. (Anggaran) Rp15 miliar kalau tidak salah, dan sekarang jadi bagus dan pengunjungnya juga luar biasa,” kata Fadli.

Di sisi lain, Fadli menilai masih terdapat sejumlah pemerintah daerah yang belum memberikan perhatian memadai terhadap keberadaan museum provinsi maupun taman budaya. Padahal, kedua fasilitas tersebut memiliki peran penting sebagai pusat edukasi sekaligus destinasi wisata berbasis budaya yang dapat mendorong pelestarian sejarah daerah.

Ia mengingatkan bahwa pemerintah pusat telah menyediakan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kebudayaan bagi pemerintah daerah. Nilainya berkisar antara Rp1 miliar hingga Rp3 miliar setiap tahun dan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki museum maupun taman budaya.

Karena itu, Fadli berharap seluruh kepala daerah dapat memanfaatkan anggaran tersebut sesuai peruntukannya. Menurutnya, peningkatan kualitas museum dan taman budaya membutuhkan komitmen pemerintah daerah agar fasilitas kebudayaan dapat berkembang secara optimal.

“Ini yang saya kira perlu kita koreksi terutama dari para gubernur yang masih kurang peduli terhadap pemajuan kebudayaan. Kadang-kadang dianggarkan yang bisa dapat laporan tetapi setelah dianggarkan anggarannya dibelokkan untuk keperluan yang lain. Jadi bukan untuk keperluan kebijakan museum itu atau taman budaya itu. Padahal kita tahu bahwa museum taman budaya ini salah satu pusat kegiatan yang sangat penting di daerah untuk kemajuan kebudayaan setempat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *