Megasora.com – Jakarta, Rasa lelah yang mulai muncul pada sore hari kerap membuat seseorang mencari minuman untuk kembali meningkatkan energi dan konsentrasi. Kopi, minuman energi, maupun soda berkafein sering menjadi pilihan, tetapi ahli gizi menyarankan alternatif lain yang lebih ringan, yakni teh hitam.
Ahli diet Paloma Vega mengatakan teh hitam dapat membantu seseorang mempertahankan kewaspadaan ketika energi mulai menurun setelah menjalani aktivitas sejak pagi. Kandungan kafein yang terdapat secara alami dalam teh hitam dinilai cukup untuk memberikan dorongan energi tanpa harus mengonsumsi minuman dengan kadar kafein yang lebih tinggi.
“Teh hitam bisa menjadi pilihan tepat untuk membangkitkan semangat di sore hari karena secara alami mengandung kafein, yang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah,” ujar Vega sebagaimana dikutip dari Eating Well, Senin (24/8).
Menurut dia, teh hitam dapat menjadi pilihan bagi orang yang membutuhkan tambahan dorongan energi menjelang berakhirnya jam kerja. Minuman tersebut juga dapat dikonsumsi sebagai alternatif bagi mereka yang ingin mengurangi ketergantungan terhadap kopi.
Ahli diet Juliana Crimi menjelaskan bahwa jumlah kafein dalam teh hitam umumnya lebih rendah daripada kopi. Perbedaan tersebut membuat teh hitam dapat menjadi pilihan bagi orang yang cukup sensitif terhadap efek kafein, terutama ketika minuman dikonsumsi pada sore menjelang malam.
Secangkir teh hitam rata-rata mengandung sekitar 47 miligram kafein. Sementara itu, jumlah kafein dalam secangkir kopi seduh dapat mencapai sekitar 95 miligram, sehingga konsumsi teh hitam memberikan asupan kafein yang relatif lebih rendah.
Meski demikian, waktu konsumsi tetap perlu diperhatikan. Kafein dapat bertahan dalam tubuh selama enam hingga delapan jam atau bahkan lebih lama pada sebagian orang. Karena itu, memilih minuman dengan kandungan kafein yang tidak terlalu tinggi pada sore hari dapat membantu mengurangi kemungkinan terganggunya waktu tidur pada malam hari.
Manfaat teh hitam tidak hanya berasal dari kandungan kafeinnya. Minuman tersebut juga memiliki L-theanine, yaitu salah satu jenis asam amino yang dinilai dapat mendukung fungsi kognitif ketika dikonsumsi bersama kafein.
Ahli gizi Talia Follador menjelaskan bahwa kombinasi L-theanine dan kafein dalam teh hitam dapat membantu seseorang mempertahankan perhatian serta fokus. Kandungan tersebut menjadi salah satu alasan teh hitam dinilai cocok sebagai pilihan minuman ketika seseorang mulai kehilangan konsentrasi pada sore hari.
Agar manfaatnya lebih optimal, teh hitam sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan gula secara berlebihan. Konsumsi minuman tersebut juga dapat disertai camilan yang memiliki komposisi gizi seimbang sehingga tubuh memperoleh sumber energi tambahan.
Biskuit berbahan gandum utuh yang dipadukan dengan selai kacang, misalnya, dapat menjadi salah satu pilihan. Kombinasi tersebut menyediakan karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sebelum waktu makan malam.
Selain mengandalkan minuman, menjaga kebugaran sepanjang hari juga membutuhkan pola hidup yang mendukung. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah durasi tidur pada malam hari agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pemulihan.
Follador menyarankan masyarakat mengupayakan waktu tidur malam setidaknya tujuh jam. Kebiasaan tidur yang cukup dapat membantu tubuh tetap bugar dan mendukung kemampuan seseorang menjalankan aktivitas hingga memasuki sore hari.
Asupan makanan juga memiliki peran penting dalam menjaga energi. Vega menyarankan konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi serat bersama sumber protein. Kombinasi tersebut dapat membantu menyediakan energi secara lebih berkelanjutan dibandingkan hanya mengandalkan makanan atau minuman yang tinggi gula.
“Sebagai contoh, cobalah padukan apel dengan selai kacang, atau yogurt Yunani dengan buah beri,” kata Vega.
Pilihan camilan seperti buah dengan selai kacang maupun yogurt Yunani bersama buah beri dapat menjadi alternatif ketika rasa lapar mulai muncul di antara waktu makan. Selain memberikan energi, pilihan tersebut juga dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi tubuh.
Aktivitas fisik ringan juga dapat menjadi cara sederhana untuk mengatasi rasa kantuk pada sore hari. Seseorang tidak harus melakukan olahraga berat untuk kembali meningkatkan kewaspadaan saat bekerja.
Berjalan kaki selama beberapa menit di sekitar lingkungan kantor dapat menjadi pilihan ketika rasa kantuk mulai mengganggu konsentrasi. Aktivitas tersebut dapat membantu tubuh kembali bergerak setelah terlalu lama berada dalam posisi duduk.
Selain itu, pola makan sepanjang hari perlu mendapat perhatian. Follador menyarankan seseorang mengonsumsi makanan bergizi secara teratur dengan jeda sekitar tiga hingga lima jam untuk membantu menjaga ketersediaan energi tubuh.
“Makanan menyediakan energi bagi tubuh, sehingga tidak makan dalam waktu terlalu lama dapat membuat Anda merasa lelah, sulit berkonsentrasi, dan kehilangan fokus,” ujar Follador.
Dengan demikian, rasa lelah yang muncul pada sore hari tidak selalu harus diatasi dengan kopi atau minuman energi. Teh hitam dapat menjadi salah satu pilihan dengan kandungan kafein yang lebih rendah, terutama bagi mereka yang tetap membutuhkan dorongan kewaspadaan tanpa mengonsumsi kafein dalam jumlah besar.
Namun, pilihan minuman hanya menjadi salah satu bagian dari upaya menjaga energi. Kualitas tidur, kecukupan asupan makanan, pemilihan camilan bergizi, serta aktivitas fisik ringan juga berperan dalam mempertahankan stamina dan konsentrasi sepanjang hari.
Menjaga pola hidup secara menyeluruh menjadi langkah penting agar tubuh tetap bugar hingga sore. Dengan mengatur waktu tidur, memenuhi kebutuhan nutrisi, bergerak secara aktif, serta memilih minuman secara bijak, seseorang dapat membantu menjaga produktivitas tanpa harus selalu bergantung pada minuman berkafein tinggi.











