Megasora.com – Jakarta, Cristiano Ronaldo menyampaikan rasa simpati kepada Lionel Messi setelah sang rival kehilangan ayahnya, Jorge Messi, yang meninggal dunia pada usia 68 tahun. Ronaldo menunjukkan dukungannya melalui kolom komentar unggahan Messi di Instagram pada Rabu.
Dalam pesannya, kapten tim nasional Portugal itu memberikan semangat kepada Messi dan keluarganya yang sedang menghadapi masa berduka. “Pelukan erat untukmu dan orang-orang yang kamu cintai dalam masa sulit ini, Leo. Tetap kuat,” tulis Ronaldo.
Jorge Messi mengembuskan napas terakhir pada Jumat, 7 Agustus waktu Argentina, atau Sabtu, 8 Agustus waktu Indonesia. Ayah sekaligus sosok penting dalam perjalanan karier Messi tersebut meninggal di sebuah klinik medis di Rosario setelah menjalani perawatan dalam waktu yang cukup lama.
Ungkapan belasungkawa Ronaldo mendapat perhatian luas karena hubungan kedua pemain selama bertahun-tahun selalu menjadi sorotan dunia. Messi dan Ronaldo pernah menjadi dua figur utama yang mendominasi sepak bola internasional, khususnya ketika keduanya memperkuat Barcelona dan Real Madrid.
Persaingan mereka berlangsung lebih dari satu dekade dan melahirkan banyak perdebatan mengenai siapa pemain terbaik di generasinya. Keduanya juga saling berhadapan dalam berbagai pertandingan besar serta bersaing dalam perebutan penghargaan individu dan gelar bergengsi.
Kendati memiliki sejarah rivalitas yang panjang, Ronaldo memilih mengesampingkan persaingan tersebut ketika Messi menghadapi kehilangan besar. Pesan singkat itu memperlihatkan sisi kemanusiaan Ronaldo sekaligus menunjukkan rasa hormat kepada pemain yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu rival terberatnya.
Sebelumnya, Messi juga menyampaikan penghormatan terakhir kepada sang ayah melalui media sosial. Dalam tulisannya, pemain Argentina tersebut mengenang dukungan Jorge menjelang Piala Dunia 2026.
Messi mengungkapkan bahwa Jorge tetap mendorong dirinya untuk tampil pada satu Piala Dunia terakhir meskipun kondisi kesehatannya terus menurun. “Ayah, kamu terus memintaku untuk bermain di satu Piala Dunia terakhir… hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai, kondisimu memburuk,” tulis Messi.
Keinginan Jorge untuk melihat putranya kembali tampil bersama Argentina di Piala Dunia menjadi salah satu motivasi Messi selama turnamen. Messi bahkan sempat berharap kondisi sang ayah membaik sehingga Jorge dapat melakukan perjalanan dan menyaksikan perjuangannya secara langsung.
Messi mengatakan dirinya terus berusaha meyakinkan sang ayah bahwa Argentina mampu melangkah hingga pertandingan terakhir. “Aku terus mengatakan kepadamu bahwa kami akan mencapai final Piala Dunia agar kamu bisa datang. Itu kembali menjadi misiku,” ujar Messi dalam pesan tersebut.
Namun, rencana itu akhirnya tidak terwujud. Jorge tidak dapat hadir secara langsung untuk menyaksikan perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026. Messi tetap berusaha memberikan penampilan terbaik meski secara emosional dirinya menghadapi situasi yang sangat berat.
Ketiadaan pesan dari sang ayah setelah pertandingan juga membuat Messi semakin menyadari kondisi Jorge. Selama ini, komunikasi dengan sang ayah menjadi bagian penting dalam kehidupan sepak bolanya, terutama setelah pertandingan yang ia jalani bersama klub maupun tim nasional.
“Setelah setiap pertandingan, aku menunggu dan merindukan pesanmu. Saat itulah aku menyadari betapa seriusnya situasi yang sebenarnya,” kata Messi ketika mengenang masa-masa tersebut.
Argentina kemudian berhasil melaju hingga partai final Piala Dunia 2026. Messi dan rekan-rekannya berjuang untuk merebut trofi, tetapi Argentina akhirnya gagal mengakhiri turnamen dengan gelar juara.
Messi juga mengakui bahwa kondisi fisiknya tidak sepenuhnya ideal sepanjang kompetisi. Meski demikian, ia tetap menilai keputusan untuk tampil bersama Argentina sebagai pilihan yang tepat karena kesempatan tersebut memiliki arti besar bagi dirinya dan keluarganya.
Hubungan Jorge dengan Messi tidak hanya terbatas pada ikatan ayah dan anak. Jorge menjadi salah satu figur yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan Messi sejak awal kariernya di Argentina hingga mencapai panggung sepak bola dunia.
Jorge mendampingi Messi ketika putranya masih menjalani proses perkembangan sebagai pesepak bola muda. Ia juga membantu menangani berbagai urusan profesional Messi dan selama bertahun-tahun menjalankan peran sebagai agen putranya.
Dukungan tersebut membuat Jorge menjadi sosok yang selalu hadir dalam perjalanan panjang karier Messi. Dari masa awal di Argentina hingga kesuksesan di Eropa dan tim nasional, Jorge terus mengikuti perkembangan putranya.
Kepergian Jorge pun meninggalkan duka mendalam bagi Messi. Unggahan perpisahan yang ia tulis memperlihatkan betapa kuat hubungan keduanya, terutama dalam perjalanan Messi mengejar berbagai impian di dunia sepak bola.
Di tengah suasana duka tersebut, pesan Ronaldo menjadi salah satu bentuk dukungan yang menarik perhatian publik. Rivalitas panjang antara keduanya seakan berhenti sejenak ketika Ronaldo memilih menyampaikan empati kepada Messi.
Persaingan Messi dan Ronaldo memang telah menjadi salah satu cerita terbesar dalam sepak bola modern. Namun, momen ketika Ronaldo menyampaikan dukungan kepada Messi menunjukkan bahwa persaingan di lapangan tidak menghapus rasa saling menghormati di luar pertandingan.
Bagi Messi, kehilangan Jorge bukan sekadar kehilangan anggota keluarga. Ia juga kehilangan sosok yang menemani perjalanan panjangnya sejak menjadi pemain muda hingga menjelma sebagai salah satu pesepak bola paling berpengaruh dalam sejarah.
Pesan dari Ronaldo turut menambah warna dalam kisah duka tersebut. Di tengah perdebatan mengenai rivalitas dan pencapaian kedua pemain, perhatian publik kali ini tertuju pada sisi personal mereka sebagai sesama manusia yang menghadapi berbagai fase kehidupan.
Dukungan Ronaldo kepada Messi juga memperlihatkan bahwa rivalitas olahraga memiliki batas. Ketika salah satu pihak menghadapi kehilangan orang terdekat, rasa empati dapat mengambil tempat lebih besar daripada persaingan yang selama ini menghiasi karier keduanya.
Kepergian Jorge menjadi penutup sebuah perjalanan panjang seorang ayah yang turut menyaksikan perkembangan putranya hingga mencapai level tertinggi sepak bola dunia. Bagi Messi, kenangan dan dukungan sang ayah akan tetap menjadi bagian penting dari perjalanan hidup serta kariernya.
Sementara itu, pesan Ronaldo menjadi bentuk penghormatan kepada Messi dan keluarganya. Singkat, tetapi penuh makna, pesan tersebut menunjukkan bahwa di balik rivalitas besar yang pernah mewarnai sepak bola dunia, tetap terdapat ruang untuk menghargai dan menguatkan satu sama lain dalam menghadapi masa sulit.











