Scroll untuk baca artikel
Example floating
Nasional

Wisata Labuan Bajo, Keselamatan Jadi Prioritas

61
×

Wisata Labuan Bajo, Keselamatan Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

Wisata Labuan Bajo, Keselamatan Jadi Prioritas

Wisata Labuan Bajo, Keselamatan Jadi Prioritas

Megasora.com – Jakarta, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memastikan kegiatan pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali berlangsung normal setelah wilayah Flores mengalami gempa. Meski demikian, pemerintah tetap meminta wisatawan dan pelaku usaha pariwisata meningkatkan kewaspadaan mengingat gempa susulan masih terjadi di sejumlah wilayah.

Menteri Pariwisata Widiyanti mengatakan wisatawan masih dapat berkunjung ke Labuan Bajo karena sejumlah destinasi dan fasilitas pendukung pariwisata tetap beroperasi. Pemerintah, kata dia, terus melakukan pemantauan terhadap kondisi destinasi untuk memastikan keamanan wisatawan selama berada di kawasan tersebut.

“Labuan Bajo tetap terbuka bagi wisatawan dan aktivitas pariwisata secara umum berjalan. Namun, kami tetap meminta seluruh wisatawan dan pelaku pariwisata untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti setiap arahan dari otoritas terkait karena gempa susulan masih terjadi,” ujar Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Pemantauan kondisi pariwisata dilakukan Kemenpar melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF). Pemantauan mencakup berbagai fasilitas, mulai dari hotel, restoran, kafe, destinasi wisata, fasilitas umum, hingga akses transportasi di Labuan Bajo dan sejumlah kawasan Flores.

Berdasarkan hasil pemantauan BPOLBF hingga Sabtu (22/8) pukul 19.00 WITA, aktivitas di Taman Nasional Komodo masih berjalan seperti biasa. Wisatawan tetap dapat melakukan perjalanan menuju kawasan tersebut, sementara layanan pelayaran juga terus beroperasi dengan memperhatikan faktor keselamatan dan kondisi cuaca.

Selain kawasan Taman Nasional Komodo, sejumlah destinasi lain juga menunjukkan kondisi yang relatif normal. Aktivitas kunjungan wisatawan di Gua Rangko tetap berlangsung dan petugas memastikan fasilitas serta sarana pendukung di lokasi tersebut berada dalam kondisi aman untuk digunakan.

Desa Wisata Compang Liang Ndara juga kembali menerima wisatawan pada Sabtu (22/8). Sementara itu, Desa Wisata Wae Lolos tetap membuka layanan kunjungan bagi wisatawan yang ingin menikmati berbagai potensi wisata di kawasan tersebut.

Dari sisi transportasi udara, Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo masih menjalankan penerbangan sesuai jadwal. Kondisi tersebut menunjukkan konektivitas udara menuju Labuan Bajo tetap terjaga sehingga wisatawan masih dapat melakukan perjalanan ke destinasi wisata tersebut.

Operasional pelabuhan di kawasan Labuan Bajo juga tetap berjalan. Kapal dan penumpang masih memperoleh layanan dengan penerapan ketentuan keselamatan. Layanan angkutan perintis pun tetap beroperasi dan hingga pemantauan terakhir belum terdapat permintaan untuk mengubah rute pelayaran.

BPOLBF bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo juga memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai penghentian sementara pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo. Kedua pihak memastikan informasi mengenai penutupan tersebut tidak benar.

Menurut klarifikasi tersebut, otoritas tidak menerapkan penutupan khusus terhadap rute menuju Pulau Padar maupun Pelabuhan Komodo. Imbauan kepada pengguna jasa pelayaran berkaitan dengan potensi cuaca buruk berupa gelombang tinggi dan angin kencang di wilayah selatan Selat Sape.

Untuk membantu wisatawan memperoleh informasi yang akurat, BPOLBF turut menyediakan layanan informasi. Layanan tersebut dapat wisatawan manfaatkan untuk mengetahui perkembangan kondisi destinasi, akses perjalanan, serta aspek keamanan setelah gempa yang melanda sejumlah wilayah di Flores.

Kemenpar juga mengingatkan wisatawan agar tidak menyamakan kondisi Labuan Bajo dengan seluruh wilayah Flores. Pemerintah menilai kondisi setiap daerah berbeda sehingga wisatawan perlu memperoleh informasi terbaru sebelum melanjutkan perjalanan dari Labuan Bajo menuju destinasi lain di pulau tersebut.

“Kondisi setiap wilayah tidak sama. Karena itu, wisatawan yang akan melanjutkan perjalanan dari Labuan Bajo menuju daerah lain di Flores kami minta selalu memeriksa informasi terbaru mengenai kondisi destinasi, jalan, bandara, dan layanan telekomunikasi,” kata Widiyanti.

Pemerintah mencatat sejumlah jalur darat utama di Flores telah kembali dapat digunakan hingga Sabtu (22/8). Namun, beberapa ruas jalan lainnya masih memerlukan penanganan sehingga wisatawan perlu mempertimbangkan kondisi akses sebelum melakukan perjalanan antardaerah.

Selain kondisi infrastruktur, aktivitas kegempaan juga menjadi perhatian pemerintah. Data yang dikumpulkan BPOLBF mencatat ribuan gempa susulan terjadi setelah gempa utama yang mengguncang wilayah Flores. Situasi tersebut membuat pemerintah terus mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak mengabaikan informasi serta arahan dari otoritas berwenang.

Widiyanti mengimbau wisatawan tidak panik dalam menyikapi situasi tersebut. Namun, wisatawan tetap perlu meningkatkan kewaspadaan, mengikuti petunjuk keselamatan, serta menggunakan informasi resmi pemerintah sebagai acuan sebelum dan selama melakukan perjalanan.

Menurut dia, pemulihan sektor pariwisata tidak dapat berjalan secara terpisah dari proses pemulihan masyarakat yang terdampak gempa. Pemerintah perlu memastikan aktivitas ekonomi dan pariwisata dapat kembali bergerak sekaligus memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Flores yang masih menjalani proses penanganan pascabencana.

Dengan kondisi Labuan Bajo yang kembali menjalankan aktivitas pariwisata secara umum, pemerintah berharap wisatawan tetap dapat berkunjung dengan memperhatikan aspek keselamatan. Pemerintah juga akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memperbarui informasi apabila terdapat perubahan situasi yang dapat memengaruhi aktivitas wisata maupun perjalanan menuju wilayah Flores lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *