Scroll untuk baca artikel
Example floating
Kriminal

Terungkap! Mayat Tanpa Kaki di Depok adalah Kunaefi

64
×

Terungkap! Mayat Tanpa Kaki di Depok adalah Kunaefi

Sebarkan artikel ini

Terungkap! Mayat Tanpa Kaki di Depok adalah Kunaefi

Terungkap! Mayat Tanpa Kaki di Depok adalah Kunaefi

Megasora.com – Jakarta, Misteri penemuan jasad tanpa kedua kaki yang diduga menjadi korban mutilasi di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, akhirnya menemukan titik terang. Polisi memastikan korban merupakan Kunaefi (51), warga Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Kepastian identitas korban disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Ia menjelaskan bahwa hasil penyelidikan mengungkap korban bernama Kunaefi.

“Korban bernama Kunaefi atau K (51), warga Bojong, Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok,” kata Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Penyelidikan juga mengarah pada dugaan bahwa Kunaefi menjadi korban pembunuhan sebelum jasadnya dimutilasi. Aparat kepolisian kini telah mengamankan terduga pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku berhasil dibekuk oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pelaku diketahui bernama Saepul atau SA (26),” ujar Budi Hermanto.

Sementara itu, Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra membenarkan keberhasilan penangkapan tersebut. Menurutnya, tim kepolisian menangkap pelaku saat berusaha melarikan diri menuju wilayah Pandeglang, Banten, pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.15 WIB.

Kasus ini berawal dari temuan sebuah karung yang tergeletak di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, pada 24 Juli 2026. Warga semula menganggap karung itu hanya berisi tumpukan sampah sehingga tidak menaruh kecurigaan.

Di waktu yang hampir bersamaan, tepatnya pada 25 Juli 2026, istri Kunaefi mendatangi Polres Metro Depok untuk melaporkan suaminya yang tidak kunjung pulang ke rumah. Laporan orang hilang tersebut kemudian menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan.

Jasad korban akhirnya ditemukan pada Selasa (4/8) sore. Peristiwa itu bermula ketika sejumlah warga berniat membakar karung yang mereka kira berisi sampah. Saat sebagian karung mulai terbakar, mereka justru menemukan potongan jasad manusia di dalamnya.

Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada aparat kepolisian. Petugas dari Polsek Pancoran Mas bersama Tim Inafis Polres Metro Depok kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan barang bukti.

Berdasarkan hasil identifikasi jenazah, laporan orang hilang, keterangan sejumlah saksi, dan rangkaian penyelidikan yang dilakukan, Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akhirnya berhasil mengungkap identitas terduga pelaku. Polisi kemudian menangkap Saepul di wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat diduga hendak melarikan diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *